Kemarahan publik atas penembakan di sekolah menyebabkan meningkatnya jumlah serangan terhadap vegan dan aktivis di seluruh negeri. Seiring meningkatnya sentimen anti-ALA, informasi yang salah tentang Charlie yang melindungi pelaku penembakan menimbulkan kecurigaan tentang hubungannya dengan teroris, yang menyebabkan konfrontasi dengan warga kota.




